Malam yang gelap
Dan dingin yang kau damba-dambakan
Dengan apa akan engkau habiskan?
Bersama mimpi yang kau rekayasa
Atau doa-doa yang kau pinta dalam takut?
Di tembok yang tinggi
Dan berlumut itulah
Segala peristiwa ikut melapuk
Kita menguap seperti kabut
Kita hanya sebentar
Sejenak adalah usia kita
Datang dan menguap begitu saja
Hanya aromanya yang tertanam di kepala
Seberapa banyak kau hirup malam ini, kasih?
Suara hujan merdu di garasi yang basah
Petikan sitar lincah dalam rentak tabla
Kau sungguh kontras mala ini
Mengalun di sela rintik rindu yang sengit
Menarilah denganku
Ah, pesanku
Pada malam-malam yang tenang dan sunyi
Mintalah lewat doa yang kau ucap dengan mesra
Dialah Sang Maha, pelukan-Nya menyentuh sukma
Di tembok yang tinggi
Dan berlumut itulah
Segala peristiwa ikut melapuk
Kita menguap seperti kabut
Kita hanya sebentar
Sejenak adalah usia kita
Datang dan menguap begitu saja
Hanya aromanya yang tertanam di kepala
Seberapa banyak kau hirup malam ini, kasih?